Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • tri.setyowati10 9:02 pm on 14 September 2010 Permalink | Reply  

    tri retno setyowati (laskar 23) “inspirasi 2” 

    Ini adalah salah satu kisah dari salah satu teman saya di SMA sebut saja dia Ana. Pertama kenal dengan ana saya sudah memiliki firasat bahwa dia adalah gadis yang baik dan taqwa. Dillihat dari ucapan dan tingkah lakunya. Saya memang tidak 1 bangku dengan dia,, tapi saya bnyak mendapat pelajaran dari dia.dia anak pertama dari 3 bersaudara. Kedewasaannya membuat kagum anak2 d’kelas Q. sisi positif dari dia yang lain adalah dia pandai. Bener bener sosok wanita yang hampir sempurna.

    Seiring berjalannya waktu kami pun mendekati detik detik ujian nasioanl. Momok yang dianggap menakutkan bagi anak anak SMA klas 3. Tapi tidak bagi Ana. Dia pernah berkata “klo qta menganggap sulit sesuatu atau bilang tidak bisa qta sudah kehilangan 50% kesmpatan untuk menang. Anak2 menganggap wajar klo ana bicar aseperti itu,karena dia pandai,tapi ana selalu membantah kata2 itu.

    Kami mulai sibuk mempersiapkan semuanya mulai dari belajar bareng sampai lez privat sana sini. Ana selalu mengajari kami tentang pelajaran yang belum kami pahami. Kami menganggap dia adalah guru ke 2 kami di kelas. Kesabarannya mengajari kami membuat kami tak jenuh jenuh belajar dengan dia. Daya tarik lain dari belajar bareng dengan ana adalah sifat dia yan rame. Kami tidak hanya belajar belajar saja tapi tekadang ana selalu mengeluarkan leluconnya yang membuat kami sakit perut karena gag berhenti berhenti tertawa. Kami seolah-olah memiliki semangat yang tak terpatahkan jika belajar dengan ana.

    Sampai lah kami pada hari H ujian nasional. Tak dipungkiri rasa deg-degan dan takut menyelimuti hati kami anak- anak kelas 12.sebelum memasuki ruang ujian kami segenap putra putri yang akan berjuang berdoa bersama.

    Alhamdulillah..ujian pun dapat kami lalui. Kami tingal menunggu hasil. Kami sudah berusaha dengan semaksimal mungkin,kita tinggal pasrahkan semuanya pada Tuhan. Itu kata-kata yang paling sering di ucapkan oleh ana.

    Sampai pada saatnya hari pengumuman tiba. Hari dimana yang benar-benar membuat hati kami berdebar-debar. Kami takut dengan kata-kata TIDAK LULUS. Sampailah saatnya kami utuk membuka hasil pengumuman kami. And LULUS. Itulah kata yang tertulis dalam surat kami.

    Ada 1 hal yang membuat kami tak percaya dengan ini, Ana TIDAK LULUS.God kami tidak percaya dengan semua ini.kami tak percaya jika orang yang selama ini menjadi guru ke 2 kami mendpat cobaan seperti ini. Kami tak bisa menahan air mata mengetahiu semua ini. Aq memandang mata ana yang berbinar-binar. Hati ini makin sakit melihat wajah polos dari Ana.

    ini semua cobaan dari tuhan sobat, mungkin ini yang terbaik buat aku. Tuhan punya rencana lain buat aku. Segala sesuatu yang menurut kita baik belum tentu baik menurut Allah, tapi apa yang terbaik bagi Allah itu pasti baik untuk kita.” Itu kata-kata yang Ana katakan ketika kami bersama- memeluk ana. God jika aku yang dikasi cobaan ini mungkin aku tak akan sanggup. Aku bakalan nangis tersedu-sedu menerima knyataan ini. Tapi tidak bagi Ana. Ia hadapi dengan senyuman,walaupun aq tahu dia menahan tangis.

    Lagi2 ana menginspirasikan pada kami untuk jangn pernah menyerah. Kami banyak belajar dari ana. Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Kami yakin Ana pasti akan mendapatkan yang terbaik dari Tuhan.

     
  • tri.setyowati10 8:59 pm on 14 September 2010 Permalink | Reply  

    tri retno setyowati (laskar 23) “inspirasi 1” 

    Semua orang pasti punya impian. Siapapun dia,darimana pun dia,dan seperti apapun dia pasti mereka punya impian. Impian selalu ditunggu untuk menjadi kenyatan. Impian yang selalu dinanti nanti kedatangannya. Tak lain halnya dengan saya.

    Saya mempunyai banyak impian.impian yang selalu saya letakkan 5 cm didepa kepala saya. Memang tak mudah untuk menggapai impian, setidaknya saya akan selalu berusaha agar impian saya itu terwujud. saya yakin selalu ad jalan yang Allah berikan untuk saya untuk memerudah jalan saya tuk menggapai impian saya. Kerja keras, berusaha dan berdoa adalah kuncinya tapi tetap kta serahkan semuanya pada Allah. Karena hanya Dialah yang tau apa yang terbaik untuk saya.

    Cerita ini saya mulai dari masa-masa saya berjuang di SMA. Masa-masa dimana yang menurut saya menentukan kemana lankah saya selanjutnya untk mengapai impian saya. Saya bnenar-bear berusaha keras selama di SMA. Menggali segala kemampuan yang saya punya tuk menujukan prestasi yang saya punya. Bangun pagi pulang sore sudah menjadi hal biasa bagi saya, bahkan bisa dbilang rumah hanya tempat untuk numpang tidur. saya tak pernah menyesali semua itu. Walaupunsering saya merasa tidak enak badan, tapi saya lakukan semua itu untuk semua impian saya. Impian saya saat SMA adalah lulus dengan nilai memuaskan dan masuk perguruan tingggi negeri.

    Berusaha,belajar dan berdoa adalah hal wajib yang sllu saya lakukan. Saya tak pernah menyerah dengan apa yang terjadi,walaupun sering saya mendapat nilai jelek,tapi bagi saya itu adalah bagian dari pembelajaran. Do the best..tulah yang selalu saya pasang diotak saya.

    Bagi saya cara yang palng ampuh untuk menggapi impian saya adalah dengan cara meletakkan imppian itu 5cm didepan kepala saya. Dan selanjutnya saya tinggal mengejar impian itu. Ak berat untuk menggapi semua itu. Qta hanya membutuhkan kaki yang akan berjalan lebih jauh dari sebelumnya, tangan yang lbih terampil dari sebeumnya, otak yan berfikir lebih tajam dari sebelumnya dan mulut yang selaalu bedoa lebih banyak dari sebelumnya. Dengan cara itu saya berusaha agar impian saya tercapai. Dan Syukur alhamdullah saya bisa megapi impian saya itu,lulus dengan nilai yang memuasakn dan bisa meneruskan ke pergururantinggi yang saya impikan ini. IPB tercinta.

    Segala sesuatu akan bisa kita capai dengan mudah jka ada keinginan yang kuat dan uaa ang dahsyat.

    Kita dapat menggapi impian qita yakinlah we can do it!!!!

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel